Senin, 14 Januari 2019

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB SMAIT IQRA' 2019)

Written by 

 

0703c81d-255d-4791-b236-d4896936df66

07d7592e-e490-42c3-9f4a-d5def32b7aea

Bismillah…

Alhamdulillah, telah dibuka pendaftaran PPDB SMAIT IQRA’ Tahun 2019

InsyaAllah pendaftaran akan dimulai pada :

  • 21 Januari - 22 Maret 2019 Jalur Umum.
  • 21 Januari – 16 Februari 2019 Jalur Prestasi.

Dengan ketentuan sebagai berikut:

Persyaratan Pendaftaran:

  1. Fotocopy raport semseter 1-5 : 2 Rangkap
  2. Fotocopy KK : 2 Rangkap
  3. Fotocopy KTP orang tua/wali : 2 Rangkap
  4. Fotocopy Akta Kelahiran : 2 Rangkap
  5. Legalisir Ijazah (menyusul)
  6. Pas Photo 3x4 : 2 Rangkap
  7. Surat Keterangan Kesehatan dari Klinik IQRA Medhical Center (IMC)
  8. Surat Rekomendasi Guru BK SMP (Dalam amplop tertutup)
  9. Biaya Pendaftaran Rp. 350.000
  10. Khusus jalur prestasi melampirkan sertifikat prestasi yang pernah di raih mulai dari tingkat lokal hingga internasional selama menjadi pelajar SMP sederajat.

ppdb online

PPDB ONLINE KLIK LINK BERIKUT

http://bit.ly/ppdbsmaitiqrabkl

Contact Person:

Rusli Supriatna, S.Pd (085273944587)

Lokasi SMAIT IQRA' (Lokasi)

Jl. Merawan 19 Rt.25 Kel. Sawah Lebar

Kota Bengkulu

Read 3608 times

Profile

Hadist

”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (H.R. Tirmidzi)
”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (H.R. Tirmidzi)
"Sesungguhnya Allah SWT tidak akan menerima amal seseorang kecuali dengan niat yang tulus dan semata-mata mencari keridhoan-Nya”. (H.R. Nasa’i)
Janganlah kalian belajar (menuntut ilmu) bertujuan untuk berbangga pada ulama karenanya, dan untuk berdebat dengan orang-orang bodoh, begitu pula bertujuan agar karenanya orang-orang dapat berpaling (menarik perhatian), maka barang siapa yang melakukan itu maka ia masuk neraka. (H.R. Ibnu Majah)