Senin, 8 Desember 2014

Kimia

Written by 

CHEMISTRY CLUB

Kegiatan Ekstrakurikuler di SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu merupakan kegiatan belajar yang dilakukan di luar jam pelajaran tatap muka, dilaksanakan di sekolah atau luar sekolah untuk lebih memperluas wawasan atau kemampuan, peningkatan dan penerapan nilai pengetahuan dan kemampuan yang telah dipelajari dari berbagai mata pelajaran. Salah satu kegiatan Ekstrakurikuler di SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu adalah Ekstrakurikuler Kimia. Ekstrakurikuler Kimia didirikan untuk memberikan kesempatan bagi para siswa SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan terkhusus bidang kimia. Ekstrakurikuler kimia adalah wadah siswa yang memiliki minat untuk memahami lebih dalam tentang ilmu kimia.

Tujuan Ekstrakurikuler Kimia adalah membantu siswa agar mempunyai pemahaman konsep dan prinsip dasar kimia serta wawasan ilmu pengetahuan yang luas guna mendukung pengembangan diri dalam bidang kimia dan bidang-bidang yang terkait dengan ilmu kimia.

Bentuk kegiatan Ekstrakurukuler Chemistry Club adalah melakukan pembelajaran dalam bidang kimia baik secara teoritis maupun praktikum di laboratorium serta mampu menginformasikan hasil tersebut baik secara lisan maupun tertulis.

Program Kegiatan antara lain materi, rumus kimia dan persamaan reaksi, struktur atom, SPU, larutan elektrolit dan larutan non elektrolit, reaksi redoks, ikatan kimia, dan stokiometri.

Read 2176 times

Profile

Hadist

”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (H.R. Tirmidzi)
”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (H.R. Tirmidzi)
"Sesungguhnya Allah SWT tidak akan menerima amal seseorang kecuali dengan niat yang tulus dan semata-mata mencari keridhoan-Nya”. (H.R. Nasa’i)
Janganlah kalian belajar (menuntut ilmu) bertujuan untuk berbangga pada ulama karenanya, dan untuk berdebat dengan orang-orang bodoh, begitu pula bertujuan agar karenanya orang-orang dapat berpaling (menarik perhatian), maka barang siapa yang melakukan itu maka ia masuk neraka. (H.R. Ibnu Majah)