Jumat, 9 Oktober 2015

Juara Lomba Inovasi IPTEK

Written by

Jumat (9/10) SMAIT IQRA kembali menorehkan prestasinya dalam bidang teknologi yang diselenggarakan oleh BPP STADA Prov. Bengkulu. Pada kompetisi ini, Deni Rahmat Ramdhani dan Muhammad Al-Fikri berhasil memborong 2 juara sekaligus, yakni juara 1 dengan inovasi alat penyiram tanaman otomatis dan juara 3 dengan inovasi alat destilator bioethanol berbasis masyarakat. Kegiatan tahunan bertajuk Lomba Inovasi IPTEK ini memang baru pertama kali diikuti oleh SMAIT IQRA, namun melihat hasil yang dicapai, adalah bagian dari pencapaian yang sangat menggembirakan.
‘Meski baru pertama, kita membuktikan bahwa kita harus punya kualitas dan berkelas, sehingga layak saing. Sebenarnya pada tahun ini , kami telah menyiapkan 6 tim untuk terjun, namun sehari sebelum pertandingan, 2 tim mengundurkan diri karena alat yang mereka buat belum selesai mdan masih harus dikembangkan. Namun meski demikian, hasil yang diperoleh sudah sangat baik. Tahun depan kami berencana mengirimkan minimal 10 tim dan siap memborong juara 1 sampai 4, InsyaaAllah’ ujar Pembina riset, Suhendra Sensei.
Lomba Inovasi IPTEK adalah lomba yang terbuka bagi peserta dari kalangan umum, mahasiswa dan pelajar. Kompetisi ini menjadi ajang adu inovasi seputar tema yang diangkat. Setiap tahun selalu berubah, sesuai dengan acuan dari rencana strategis kebangkitan nasional. Ig

9 Okt 2

Selasa, 6 Oktober 2015

Menjadi Inovator

Written by

Para Peneliti SMAIT IQRA’ kembali berkarya dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang kemudian diolah menjadi suatu karya yang berdaya guna. Menjadi inovator memang harus dimulai dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana. Sedikit sentuhan teknologi dan seni akan menghasilkan satu karya inovasi yang impresif. Itulah yang sering disampaikan oleh Pembina Klub Riset SMAIT IQRA, Suhendra Sensei, kepada para siswa.
Aktivitas berkarya riset memang semakin menggeliat dan diminati di SMAIT IQRA, mengingat proses meangaktualisasikan gagasan ilmiah ke dalam bentuk karya nyata memang bukan proses yang sederhana. Karena tantangnannya besar maka kegiatan riset tidak dapat dilakukan oleh mereka yang tidak siap berdaya saing. Seorang peneliti harus ulet dan pantang menyerah serta rajin membaca, supaya karya riset yang dihasilkan benar-benar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
‘Mereka tengah belajar menjadi creator, mereka berlatih menjadi inventor, karena menjadi peneliti muda juga berarti harus berani berkarya’ lanjut Suhendra Sensei.. ig

6 Okt 2

Kamis, 27 Agustus 2015

Juara 1 Lomba Robot

Written by

SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu menjadi juara 1 di ajang perlombaan Aplicative Robot Tk SMA/MA/SMK se-Kota Bengkulu yang diadakan di SMA Sint. Carolus Kamis (27/08). Kompetisi ini sudah dilakukan kali ke 2, dimana pada tahun berikutnya utusan SMAIT IQRA baru bertengger di juara 8. Pada tahun ini jumlah tim yang berpartisipasi sebanyak 44 tim dari berbagai sekolah tingkat atas se Kota Bengkulu. Juara 2 di raih SMA sint. Carolus dan Juara 3 di raih SMAN 02 Kota Bengkulu.
Dalam kompetisi ini, Deni Rahmat Ramdhani dan M. Hafizh Al-Ghiffary membuat alat simulasi untuk mengurangi dampak kebakaran rumah, dengan nama alatnya yaitu “SMART ALARM FIRE DETECTOR”. Mereka menggunakan sensor panas untuk menditeksi tingkat panas berlebih dari dalam rumah, dimana sensor tersebut terintegrasi untuk membuka jendela dan pintu secara otomatis dan mengirimkan sms pemberitahuan kepada pemilik rumah. “Diharapkan pada perlombaan kali ini, semua para pelajar Kota Bengkulu dapat mengkreasikan idenya untuk memajukan perkembangan teknologi di Kota Bengkulu ini” ujar Pak Suparjo, salah satu juri pada perlombaan tersebut. Ig

27 Agustus 1

27 Agustus 3

Sebagai sekolah islam yang juga mengedepankan pentingnya IPTEK dan memiliki misi menjadi sekolah berbasis riset, SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu fokus pada peningkatan kapasistas siswa untuk membuat karya ilmiah dan membuat proyek penelitian. Tidak hanya membuat proyek penelitian, siswa SMAIT IQRA’ pula di pacu mengikuti berbagai kegiatan keilmiahan di berbagai tingkat. Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke 47 yang di selenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah salah satu yang diikuti oleh siswa SMAIT IQRA’. Sebanyak 4 kelompok siswa, mengirimkan rancangan proyek penelitian mereka di ajang ini.
Berikut judul penelitian yang diangkat oleh pelajar SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu dalam ajang LKIR 47 LIPI. ...
1. Autobreak Motorcycle Wheall (AMW) : Inovasi Alat Pemecah Ban Otomatis dalam Mencegah Pencurian Sepeda Motor oleh Ahmad Zanivan Triadi dan M Rifqi Syafdel.
2. Uji Organoleptik dan Ketahanan Produk pada Inovasi Pembuatan Sate Instan Kemasan oleh Muhammad Auria Al Ghifary dan Arif Aulia Fikri.
3. Sea Ecoelectrical Technology (SEET) Sebagai Alternatif Sumber Energi Listrik untuk Penerangan Perahu Tangkap Ikan Nelayan Pesisir Bengkulu oleh Raden M Ridwan dan Ichwan Ghozy.
4. Society Rotavapor Sebagai Alat Destilator Bioetanol Berbasis Masyarakat
“Pada dasarnya setiap orang bisa menjadi peneliti, hanya saja selama ini aktivitas riset masih terfokus hanya di perguruan tinggi atau lembaga penelitian. Kami berupaya untuk menyiapkan anak-anak sekolah yang juga punya kualifikasi baik bidang penelitian, sehingga ketika mereka sudah berada di jenjang perguruan tinggi, mereka telah siap untuk bersaing” Ungkap Suhendra-Sensei selaku Pembina Komunitas Riset SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu.

 

LKIR

robot3
Menjadi kesyukuran tersendiri bagi SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu yang berhasil mengirimkan tim robotiknya mewakili Indonesia pada ajang Global Robot and Science Camp di Kongju National University, Korea Selatan pada 07 s/d 10 Januari 2015. Ketiga siswa SMAIT IQRA’ tersebut adalah Deni Rahmat Ramdani, Fikri Abhimarsya, dan Rois Alifa Ikhsan yang siap mengikuti rangkaian penuh kegiatan berisi workshop robot dan robot soccer tournament bersama puluhan peserta perwakilan Korea, Jepang, dan Singapura.

robot3
Hari pertama di mulai dengan upacara pembukaan dan sambutan guru pendamping masing-masing negara, perkenalan dan pembagian kelompok, dan saling tukar makanan khas antar negara. Hari selanjutnya dimula dengan simulasi dan workshop tentang Bahasa pemrograman dan mulai kompetisi robot berbasis multisensory. Hari ketiga seluruh peserta diajak trip ke Tomb of King Muryeong, Korea Aero Space Research Institute dan National Museum. Melalui perjalanan di tengah salju di Korea Selatan. Hari terakhir diisi dengan Culture Exchange dan Final Robot Soccer Tournament.

robot2
“Ini akan menjadi momen penting bagi siswa SMAIT IQRA’ untuk meningkatkan skill robotiknya. Paling penting skill berbahasa inggris, karena sepanjang kegiatan Bahasa utamanya adalah Bahasa Inggris” ujar Suhendra selaku Pembina IQROBOTIC Community SMAIT IQRA’ Kota Bengkulu. Kedepannya ia yakin SMAIT IQRA’ akan siap mengikui kompetisi lebih besar di bidang robotic tingkat Internasional. “Nothing is Impossible” pungkasnya di akhir wawancara. Salam Robotik.

Profile

Hadist

”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (H.R. Tirmidzi)
”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (H.R. Tirmidzi)
"Sesungguhnya Allah SWT tidak akan menerima amal seseorang kecuali dengan niat yang tulus dan semata-mata mencari keridhoan-Nya”. (H.R. Nasa’i)
Janganlah kalian belajar (menuntut ilmu) bertujuan untuk berbangga pada ulama karenanya, dan untuk berdebat dengan orang-orang bodoh, begitu pula bertujuan agar karenanya orang-orang dapat berpaling (menarik perhatian), maka barang siapa yang melakukan itu maka ia masuk neraka. (H.R. Ibnu Majah)