Selasa, 6 Oktober 2015

Menjadi Inovator

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Para Peneliti SMAIT IQRA’ kembali berkarya dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang kemudian diolah menjadi suatu karya yang berdaya guna. Menjadi inovator memang harus dimulai dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana. Sedikit sentuhan teknologi dan seni akan menghasilkan satu karya inovasi yang impresif. Itulah yang sering disampaikan oleh Pembina Klub Riset SMAIT IQRA, Suhendra Sensei, kepada para siswa.
Aktivitas berkarya riset memang semakin menggeliat dan diminati di SMAIT IQRA, mengingat proses meangaktualisasikan gagasan ilmiah ke dalam bentuk karya nyata memang bukan proses yang sederhana. Karena tantangnannya besar maka kegiatan riset tidak dapat dilakukan oleh mereka yang tidak siap berdaya saing. Seorang peneliti harus ulet dan pantang menyerah serta rajin membaca, supaya karya riset yang dihasilkan benar-benar dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
‘Mereka tengah belajar menjadi creator, mereka berlatih menjadi inventor, karena menjadi peneliti muda juga berarti harus berani berkarya’ lanjut Suhendra Sensei.. ig

6 Okt 2

Read 527 times

Profile

Hadist

”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (H.R. Tirmidzi)
”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (H.R. Tirmidzi)
"Sesungguhnya Allah SWT tidak akan menerima amal seseorang kecuali dengan niat yang tulus dan semata-mata mencari keridhoan-Nya”. (H.R. Nasa’i)
Janganlah kalian belajar (menuntut ilmu) bertujuan untuk berbangga pada ulama karenanya, dan untuk berdebat dengan orang-orang bodoh, begitu pula bertujuan agar karenanya orang-orang dapat berpaling (menarik perhatian), maka barang siapa yang melakukan itu maka ia masuk neraka. (H.R. Ibnu Majah)