Kamis, 18 Desember 2014

Jilbab, Ada Yang Salah?

Written by 

Natasya Aini

Menutup merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim atau muslimah. Bagi seorang muslimah harus menutup auratnya dari ujung rambut hingga ujung kaki kecuali telapak tangan dan wajah. Untuk menurup aurat seorang muslimah yang dibagian atas(kepala) biasanya menggunakan jilbab. Jilbab yang digunakan bermacam-macam dasarnyan mulai dari jilbab sorong, jilbab persegi empat, pashmina, dan masih banyak lagi. Saking banyaknya model jilbab seiring waktu berjalan ada sebagian orang yang membentuk sebuah komunitas jilbab yaitu jilbab lovers (jilbabers), hijab lovers (hijabers) dan lain-lain.


Tapi... Apakah kalian tahu, apa yang salah dari jilbab? Hmm.. cara menggunakannyakah?, model jilbabnyakah? Atau ketentuan berjilbabnya? Semua pertanyaan di benak kalian rata-rata seperti itu (mungkin).


Permasalahannya sepele kok.. Yang salah dari jilbab adalah sebutannya.. Masih bingung? Ayo kita telusuri lebih dalam tentang jilbab. Pengertian jilbab adalah pakaian yang longgar dan dijulurkan ke seluruh tubuh hingga mendekati tanah sehingga tidak membentuk lekuk tubuh. Sebagai contoh yaitu baju kurung. Hmm.. Berarti selama ini kira salah dong? Mungkin hijab kali ya? Tebakkannya masih salah, pengertian dari hijab berasal dari kata hajaban yang artinya menutupi, dengan kata lain al-Hijab adalah benda yang menutupi sesuatu.Hijab menurut Al Quran artinya penutup secara umum, bisa brupa tirai pembatas, kelambu, papan pembatas,atau aling-aling lainnya. Terus apa dong? Yang benar adalah khimar. 

Secara pengertian khimar menutupi kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun dari depan (termasuk menutupi tulang selangka). Terus kalo kerudung apa? Kerudung hampir sama dengan khimar bedanya kerudung dipakai tidak sesuai dengan ketentuan menutup aurat karena cara pemakaiannya yang harus dililitkan keleher sehingga membantuk leher yang termasuk aurat seorang muslimah. Jadi yang selama ini yang menutup aurat seorang muslimah di bagoan kepala ialah khimar bukan jilbab karena sesuai dengan ketentuan menurup aurat dan memakainya harus dibiasakan sedini mungkin supaya tak ada keraguan atau alasan lainnya untuk menggunakan khimar.

 

 

Read 758 times

Profile

Hadist

”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (H.R. Tirmidzi)
”Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (H.R. Tirmidzi)
"Sesungguhnya Allah SWT tidak akan menerima amal seseorang kecuali dengan niat yang tulus dan semata-mata mencari keridhoan-Nya”. (H.R. Nasa’i)
Janganlah kalian belajar (menuntut ilmu) bertujuan untuk berbangga pada ulama karenanya, dan untuk berdebat dengan orang-orang bodoh, begitu pula bertujuan agar karenanya orang-orang dapat berpaling (menarik perhatian), maka barang siapa yang melakukan itu maka ia masuk neraka. (H.R. Ibnu Majah)